Leave a comment

Amarasangga’s team was ready to fight

Bersakit-sakit Dahulu Berlomba KemudianIMG_0823

Pada tanggal 17-18 Oktober 2009 di Singosari akan diadakan Lomba Giat Prestasi Penggalang 2009 Kwarcab Malang. DIMUT AMARASANGGA tidak pernah ketinggalan untuk mengikuti lomba tersebut. Kami telah mempersiapkan diri selama kurang lebih 1 bulan. Setiap pulang sekolah, kami selalu melatih skill kami tanpa merasa lelah.

Sebelum latihan lomba, kakak-kakak alumni menyeleksi siapa saja yang mengikuti lomba. System seleksinya adalah system pos. Kita harus menghafal dan memilih pos yang akan kami kunjungi. Di pos-pos tersebut. Kami diuji dengan beberapa skill, antara lain sandi, morse, semaphore, testa, tekspram, pioneering, FBB, kompas, peta pita, dan KIM. Kami mengikuti seleksi itu dengan penuh semangat dan kegembiraan. Setelah seleksi selesai, akhirnya tiba saatnya diumumkan siapa saja yang akan ikut Giat Prestasi Penggalang 2009.

SMPN 1 Singosari mengirimkan 4 regu yaitu 2 regu putra dan 2 regu putri. 4 regu tersebut memiliki nama masing-masing, yaitu SEMUT, Formica Ruva, PADI dan Oryza Sativa. Pada regu SEMUT, anggotanya adalah Bimo sebagai pinru, Bagus sebagai anggota, Rifqy sebagai anggota, Mas Dana sebagai wapinru dan Mas Safi’in sebagai anggota. Pada regu FORMIKARUFA anggotanya adalah Fuad sebagai pinru, Andaz sebagai anggota, Ega sebagai anggota, Mas Ikhwan sebagai wapinru dan Mas Andre sebagai anggota. Pada regu PADI anggotanya adalah Wanda sebagai pinru, Aulia sebagai anggota, Indri sebagai anggota,Mbak Neneng sebagai anggota dan Mbak Tiara sebagai wapinru. Sedangkan pada regu ORYZA SATIVA anggotanya adalah Ifa sebagai pinru, Puji sebagai anggota, Merry sebagai anggota, Mbak Evi sebagai anggota dan Mbak Endang sebagai wapinru.

Setelah kita mengetahui siapa aja yang ikut lomba, kita mulai nyiapin skill-skill yang akan dilombakan. Skill-skill yang kami siapin antara lain semaphore, morse, sandi, pioneering, karya tulis, poster, peta pita, peta lapangan, dan lain-lain. Kami berlatih dengan penuh semangat dan antusias. Bukan hanya skill saja yang kami siapkan, tetapi juga mental dan fisik juga gak lupa kami siapkan. Rasa capek dan lelah semakin bertambah, begitu pula semangat kami.

Pada hari Minggu tanggal 5 Oktober kita mencoba berlatih penjelajahan langsung di areanya yaitu di STPP Lawang. Setelah berjam-jam kita berjalan akhirnya kita sampai di Candi Sumberawan. Di candi tersebut kita beristirahat dan mengamati candi tersebut. Pada saat baru sampai kita dimarain sama alimninya soalnya waktu penjelajahan kita ngga’ serius. Akhirnya kita dapet hukuman dech….. kita harus buat peta Lapangan sekitar Candi Sumberawan. Setelah menghadapi hukuman itu kita makan bersama. Yeach…. Makannya seru banget lho semua lauk dijadi’in satu dan dimakan bersama. Ternyata dalam perjalanan pulang kita ketemu sama panitia kwarcab lho…. hii… seremmmm…

Seminggu kemudian, tanggal 11 Oktober, kita mencoba berlatih menjelajah untuk yang kedua kalinya. Startnya berawal dari Bhumi Amarasangga, rute yang kita lewati tidak sebegitu jauh, tapi juga tidak dekat, yaitu belakang halaman SMPN 1 Singosari, dengan pos 1 Candi Dwarapala. Di candi Dwarapala kita menghadapi tugas Sandi dan PPGD.Dengan kegigihan dan semangat yang membara-bara, kita langsung menuju di pos 2 yang berada di Candi Singosari. Di Candi Singosari, kita diberi soal Morse dan KIM. Di Candi Singosari kita istirahat sejenak sambil berjanda,,,, eh keliru,,, maksudnya bercanda. Selanjutnya kita menuju ke pos 3 yang berada di Pujisari. Di situ kita menyanyikan yel-yel yang dikreasikan oleh masing-masing regu.

Hari terus berganti, jam-jam terus berlalu, menit-menit pun terus berlalu dan detik pun terus berlalu (yaiyalah masa’ yaiyadoNk). Lomba GPP 2009 semakin dekat. Rasanya hati ini dag dig dug derrrr. Pikiran kami selalu terbayang dengan semua piala-piala itu. Kami semua berharap, semua piala itu dapat kami bawa pulang untuk SiNeSa tercinta dan untuk Amarasangga yang perkasa.

Pada saat latian seminggu sebelum lomba, ada kejadian yang sangat menghebohkan. Teman kami dari regu Semut yang bernama “BaguS Kurniawan Susanto aLias BaguS bLaCk” tidak sengaja jatuh dari tower yang dibuat pada saat yel-yel dan akhirnya pingsan. Karena kita bingung, bAgus bLacK kita angkat ke pinggir di depan ruang Guru. Lalu, Pak Gatot datang dan memberi jampi-jampi untuk si Black. Karena ngga’ sadar juga, Bagus pun kita godain,”Gus… Gus… ada sate Gus…” tapi Bagus tetap tidak sadar. Akhirnya si bLack dibawa ke UKS. Sekian lama menunggu, akhirnya “bAguS bLacK” sadar juga. Saat bLack tersadar, kita semua terkejut, karena tiba tiba Black “melek” dan batuk-batuk. Tapi bLack tetep di UKS, dan yang lain dipanggil sama Bu Rini untuk memberi undangan orang tua buat rapat keesokan harinya.

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Tanggal 17 Oktober 2009 kami Tim AMARASANGGA siap bertempur di medan lomba. Semoga gelar juara mampir ke pangkalan kami.<semut>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: