1 Comment

Singhasari Saksi Perhelatan GP Kwarcab ’09

IMG_0798

Wow…ternyata Kabupaten Malang mengadakan lomba GPP 2009. Amarasangga gak pernah ketinggalan untuk ikut lomba tersebut. Setiap kali, setiap saat, dan setiap waktu DIMUT melaksanakan lomba itu dengan penuh kegembiraan. Lomba itu dilaksanakan pada tanggal 17-18 Oktober 2009. Lomba ini diikuti oleh ribuan peserta lomba dari setiap kecamatan di Kabupaten Malang. Amarasangga mengeluarkan 4 regu sekaligus yang terdiri dari SEMUT, PADI, FORMICA RUVA, DAN ORYZA SATIVA. Selanjutnya ini kisah DIMUT saat lomba kemaren. Saksikanlah aksi-aksi DIMUT AMARASANGGA.

Pada pukul 06.00 kita telah siap kumpul di sekolah, kami semua berangkat menggunakan truck yang gedeeeee bangedz. Suasana keramaian yang terjadi di dalam truck membuat kami merasa semangat untuk mengikuti lomba itu. Sebelum upacara pembukaan kami melaksanakan persiapan di DPR alias Dibawah Pohon Rindang, wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw!!. Saat upacara dimulai barisan putra berada di pojok kanan dan barisan putri berada di tengah-tengah lapangan. Maklum dijemur kayak teri…..

Upacara itu berlangsung lumayan lama dan capeeeeeeeekkkkkk bangedz. Setelah itu kami membuka amplop cokelat yang berada di belakang barisan kami dan berisi perintah untuk menuju ke pos 1. Ternyata isi amplop itu cuma sebuah sandi aksara jawa, peta untuk setiap pos dan juga pelaksanaan lomba untuk menuju pos 1. Kamipun bergegas menyelesaikan tugas tersebut tanpa ada keributan dan dengan srius. Setelah tau dari apa yang dimaksud dalam perintah tersebut, kami segera berangkat menuju pos 1. Kami berangkat bersama ke-4 regu sekaligus. Kami melaksanakan lomba itu dengan penuh kebahagiaan dan sambil mengeluarkan yel-yel heboh dari kami.

Sesampai di pos 1, kami segera laporan untuki mendapatkan tugas berikunya. Setelah itu kami mengerjakan tugas tersebut di bawah pohon bambu yang sejuk sekali. Ternyata kami kebingungan mencerna soal yang ada di amplop tersebut. Kmi semua mengerjakan soal tersebut bersama-sama dan sambil istirahat di situ. Tak terasa kami mengerjakan soal itu selama 30 menit, lumayan lama chih,,……

Kamipun berjalan kembali sambil mengerjakan peta perjalanan. Tenda kami semua langsung dititipkan ke alumni karena berat bangedz,, Eh… ternyata perjalanan untuk ke pos 2 sangat tidak menyenangkan. Ada-ada saja yang mengganggu kami, seperti bau sampah yang sangat menyengat. Setelah itu kami melewati banyak sekali ladang tebu di ana, tiba-tiba ada 2 buah truck besar yang mengangkut tebu lewat di depan kami. Kamipun langsung minggir dan sempat berteriak ketakutan. Setelah kejadian itu kami berjalan dengan sangat hati-hati, waspada, dan teliti. Kami juga melewati sebuah sungai yang ada kamar mandi terbukanya. Ih…..jijik bangetz…

Sesampai di pos 2, kami langsung menyerahkan tugas dari pos 1 dan juga kertas kunoing-kunieng dan punyanya regu Oryza Sativa, tiba-tiba hilang. Kacian delooo…… Setelah itu kami mengerjakan tugas dari pos 2 di rumahnya orang dan bendera regunya Indri di cakot sama monyet, maklum persis orangnya. Lalu kami lanjutkan dengan mengerjakan sandi dan karya tulis. Karya tulisnya regu Formica ruva agak mengalami masalah. Karena salah tempat menulis, jadinya perjalanan ke pos 3 agak terhambat.

Seperti biasa perjalanan ke pos 3 penuh dengan canda tawa. Pos 3 berada di Candi Sumberawan. Perjalanan menuju Candi Sumberawan sangat melelahkan karena jalanannya menanjak dan Andazpun numpang pipis di sawah. Kamipun juga menemukan tanda jejak yang sengaja dipindah oleh anak. Sesampai di pos 3 kami langsung menyerahkan tugas pos 2 dan mengerjakan tugas selanjutnya. Tugasnya adalah,, eng ieng eng….pionering dan karya tulis. Waktu pionering anak-anak disuruh membuat gapura. Saat membuat gapura tidak ada batasan waktunya dan anak-anak bisa membuatnya dengan waktu yang sangat lama. 2 orang anak membuat karya tulis dan 1nya lagi meneliti di Candi Sumberawan untuk memjawab soal-soal KIM. Saat pengerjaan pionering, Tangan Ega terluka karena keperok sesuatu yang sangat ajam. Setelah tugas KIM dan karya tulis selesai, kami menyanyi bersama sambil menunggu tugas pionering selesai. Tak terasa hari sudah beranjak siang dan kamipun telah menyelesaikan tugas di pos 3 dengan baik.

Saat akan menuju pos selanjutnya, kami menyempatkan diri untuk makan dulu di Candi Sumberawan bersama para alumni DIMUT. Kami makan dengan lahapnya karena sangat capek dan lapar. Setelah makan siang selesai, regu SEMUT dan ORYZA SATIVA melanjutkan perjalanannya bersama-sama. Sesampai di sebuah persawahan luas dan panjang kani merasa kebingungan untuk menentukan jalan yang terbaik. Sawah tersebut ditanami pari alias padi. Di sana kami menikmati pemandangan alam sebuah persawahan yang sangat menyejukkan dengan diselingi gemericik air sungai. Karena jalanan yang sangat kecil, sempit, dan licin tersebut membuat kami jatuh ke sawah. Mbak Evi dan Wandapun terpelesat sehingga mereka jatuh ke sawah dan sungai kecil yang kayak selokan. Perjalanan yang ada di sawah sungguh membuat kami harus waspada dan hati-hati.

Sesampai di pos 4 yang ada di tengah lapangan pedesaan, kamipun menyerahkan tugas dari pos 3 dan mendapat tugas lagi dari pos 4. Perjalanan kami lanjutkan kembali. Sambil berjalan, kami juga mengerjakan tugas sandi dan karya tulis. Ternyata tembusan dari jalan tersebut adalah Pemandian Kendedes yang sudah kami kenal dan kamipun sudah tau jalan-jalan disitu. Perjalanan selanjutnya adalah menuju Arca Dwarapala, dan kami berangkat kesana sambil mengeluarkan yel-yel dan berlari sekencang-kencangnya, tanpa melihat kanan kiri, tanpa melihat petunjuk, dan tanpa melihat jalan alias merem. Pada waktu berlari kami mengalami kendala karena Bimo kakinya kram sehingga kami harus menunggunya.

Akhirnya kami sampai di pos 5. Disana kami diberi amplop coklat kembali dan kami menyerahkan yugas dari pos 4. Tidak lupa kami memberikan kertas berwarna kuning-kunnnning. Pada waktu membuka amplop hati kami berdebar-debar karena waktu mendekati Maghrib. Kamipun mengerjakanya dengan cepat. Setelah selesai kamipun langsung laporan dan sesegera mungkin kami pergi menuju pos selanjutnya yaitu pos 6.

Setelah sampai di pos 6 kami hanya laporan dan menyerahkan tugas dari pos 5 beserta kertas kuningnya. Disana kami hanya laporan saja dan kami disuruh menuju ke pos terakhir, yaitu di lapangan Tumapel.

Setelah sampai di lapangan Tumapel kami langsung laporan dan mendirikan tenda. Setelah mendirikan tenda kami isoma sampai 19.30 WIB. Setelah itu kami melakukan kegiatan di tumapel yaitu Karya tulis, Debat, dan Resume. Setelah itu selesai kami istirahat untuk menyiapkan kegiatan Extra time.

Keesokan harinya kami memulai kegiatan kembali diawali dengan Isoma. Tapi kami menuggu makanan lama sekali, yaitu sampai jam 09.00 WIB. Sehingga perut kami kelaparan. Sambil menuggu makanan para wapinru pa-pi disuruh membersihkan sampah yang ada di lapangan oleh panitia. Akhirnya setelah makan, kami melakukan kegiatan kembali yaitu PPGD, Yel-yel, dan Halang rintang.

Untuk penggalang SD, mereka melakukan Halang rintang terlebih dahulu, sedangkan penggalang SMP putra melakukan PPGD dan penggalang SMP putri melakukan Yel2 terlebih dahulu.

Setelah semua kegiatan selesai kami berkemas – kemas untuk persiapan upacara penutupan dan pulang. Pada waktu prepare, Bagus melakukan kesalahan yaitu lupa menaruh topi baretnya. Sehingga kami ikut membantunya. Setelah ketemu kami mengisi kegiatan kosong kami dengan melakukan yel2x. Setelah bosan, kami bersalam-salamaman sebagai tanda perkenalan. Pada waktu bersalam-salaman, panitia memanggil seluruh peserta untuk malakukan upacara penutupan. Setelah selessai, akhirnya hal2x yang ditunggu akhirnya keluar. Pengumuman para juara akhirnya diumumkan .

Untuk penggalang putra maupun putri dari SMP kami tidak mendapatkan juara. Walaupun tidak mendapat juara, kamipun tidak berkecil hati. Kamipun lansung pulang dengan menggunakan ttruuuuuuck yang sama yaitu truk dari ARMED yang guuueeeedeeeeee buuuuuuuanggggetzzzzzzzz dan kuuuuamiii poooooouuuuuuuulangggggggggg dengan hati lapang dada walaupun kami mengalami kegagalan atau ketidak menangan. Setelah sampai di SMP kami langsung berdoa dan langsung SAYONARA.<padi>

One comment on “Singhasari Saksi Perhelatan GP Kwarcab ’09

  1. Wah asyikk banget ya, ada kegiatan GPP tingkat cabang. Kwarcab Banyuwangi selama ini gak pernah ada kegiatan, apalagi GPP, LT saja sudah lewat 4 tahun yang lalu. Tapi kami tetap bersyukur dan gak patah semangat tuk selalu berlatih dan berlatih walau tidak ada even lomba. Selamat untuk rekan-rekan DIMUT AMARASANGGA, walau tidak dapat juara tidak apa-apa. Dalam kepramukaan persahabatan dan persaudaraan lebih penting dari sekedar juara. Salam Pramuka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: