Leave a comment

Pantun, Sarana Memupuk Kreativitas dan Budaya Indonesia

Siapa yang tak kenal pantun? Karya sastra asli Indonesia tersebut telah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Pantun terdiri dari empat baris, baris pertama dan kedua merupakan sampiran dan baris ketiga dan keempat merupakan isi. Biasanya isinya merupakan petuah-petuah bijak, nasihat atau hanya sekadar kata-kata biasa. Masyarakat daerah Sumatera suka sekali berpantun, hal tersebut dapat dilihat dalam novel “Sitti Nurbaya” karangan Marah Rusli seperti yang saya baca beberapa minggu yang lalu.

Dulu kami Arsinesa

Sekarang kami Amarasangga

Kami tetap selalu setia

Dasa Dharma dan Tri Satya

continue reading click here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: