8 Comments

Dimut Amarasangga Road to Lobak Galang 2012 Paskhas Bara – SMP Negeri 66 Jakarta (1)

Kamis, 2 Februari 2012, anggota Dimut Amarasangga yang akan berangkat ke Jakarta dalam rangka mengikuti acara Lobak Galang (Lomba Aksi Kreasi Penggalang) yang diselanggarakan oleh SMP Negeri 66 Jakarta, mendapat dispensasi dari pihak sekolah untuk datang agak siang dan tidak mengikuti KBM.

Pamit Kepada Pihak Sekolah

Dengan mengenakan kostum yang menunjukkan identitas sebagai Arek Malang, kami sepakat mengenakan kaos Arema datang di SMP Negeri 1 Singosari pukul 08.00. Kemudian mempersiapkan perlengkapan yang akan kami bawa dalam perjalanan. Pukul 10.00, Bapak Muzzakin selaku perwakilan dari SMP Negeri 1 Singosari memberikan pesan-pesan kepada Regu Padi dan Regu Semut. Selanjutnya, kami berpamitan kepada bapak dan ibu guru di sekolah. Selain kedua puluh anggota Dimut Amarasangga, dalam rombongan didampingi oleh Kak Rini, Kak Rudi (Guru), Kak Arif, dan Wiradhika (Kak Rizal dan Kak Nurmala Gultom).

Pukul 10.30 kami berangkat menuju Stasiun Malang menggunakan empat mobil yang merupakan partisipasi guru dan wali murid. Sesampainya di Stasiun, Sambil menunggu ijin masuk peron, kami makan siang bersama dan menjalankan ibadah shalat dhuhur di mushollah. Kak Dodik (Wiradhika lulusan 1992 datang untuk memberi dukungan, memastikan kelengkapan barang-barang dan memberi label pada kardus-kardus barang.

Pukul 14.00 kami memasuki pintu masuk dan menuju kursi yang kami pesan dalam Kereta Matarmaja. Pukul 14.45  kereta yang kami tumpangi berangkat. Di dalam kereta Regu Padi dan Regu Semut melewatkan waktu dengan bercanda karena ini kali pertama kami melakukan perjalanan jauh dengan menggunakan kereta bersama. Ada salah satu anggota yang baru kali pertama naik kereta.Perjalanan berjalan dengan lancar.

Suasana di Dalam Kereta

Pukul 10.00 pagi kami sampai di Stasiun Pasar Senen Jakarta. Di stasiun kami sudah ditunggu salah satu Wiradhika yang berkuliah di Bandung, Kak Marlitha, berserta temannya, dan dua orang anggota TNI AD yang merupakan kenalan dari Kak Aris (Wiradhika yang berdomisili di Palembang). Setelah beristirahat beberapa saat, kami menaiki Kopaja yang telah dicarter menuju lokasi SMP Negeri 66 Jakarta daerah Kebayoran Lama.

Kami turun di sebuah pusat perbelanjaan  (Carrefour), karena salah komunikasi, ternyata kami perlu berjalan kaki untuk menuju lokasi sekitar 1 km. Kami tiba di pangkalan SMP Negeri 66 Jakarta pukul 13.00. Kami mendapatkan fasilitas sebuah ruang kelas yang akan dipergunakan untuk menginap, lokasinya berada di lantai empat. Dengan sisa-sisa tenaga yang kami miliki, kami naiki anak tangga menuju ruang kelas tersebut.

Setelah Shalat Berjama'ah

Secara bergantian, kami membersihkan diri, shalat dhuhur, menggelar tikar, dan menata barang-barang bawaan. Selanjutnya kami beristirahat setelah menempuh perjalanan panjang. Kami melaksanakan aktivitas, makan, shalat, dan tidur dilakukan di ruang kelas yang sama. Tentunya dengan memisahkan antara putra dan putri.

Pengarahan tentang Teknik Lomba

Pukul 03.00 kami bangun pagi, dan menjalankan ibadah sunnah tahajud.Kemudian minum teh hangat dan makan roti, camilan dan asupan gizi tambahan.

Minum Teh dan Makan Roti, Camilan Rutin Penambah Energi

Satu setengah jam berikutnya kami shalat shubuh berjamaah. Kegiatan pagi hari adalah membersihkan diri, dan sarapan. Sekitar pukul 08.00 kami berlatih di salah satu ruang kelas sesuai dengan posnya masing-masing.
Pukul 12.30 kami beristirahat, shalat dhuhur dan makan siang. Kemudian berlanjut latihan lagi sampai pukul 17.00. Selanjutnya Shalat ashar, membersihkan diri, kemudian dilanjutkan dengan permainan “Escape From Alcatraz” yang diajari oleh Kak Marlitha.

Kami kedatangan tamu, Kak Gita (Wiradhika lulusan 2002) dan Kak Ratna (Wiradhika lulusan 1999). Keduanya bersilaturahmi dengan pembina dan alumni, serta memberikan motivasi untuk adik-adik, juga menceritakan pengalamannya selama menjadi anggota Pramuka di SMP.
Selanjutnya, kami melaksanakan ibadah shalat maghrib, kemudian kami mendoakan bapak dari salah seorang anggota Regu Padi yang masuk Rumah Sakit. Kemudian kami makan malam,  mempersiapkan kebutuhan lomba. Sekitar pukul 20.30, kami shalat isya kemudian tidur. Salah seorang mantan Dimut Amarasangga yang pindah sekolah ke Jakarta, datang berkunjung.
Pukul 03.00 kami bangun, mandi, kemudian melaksanakan ibadah shalat malam, dan mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba. Tepat pukul 06.00 kami daftar ulang pada panitia dan sarapan  di pinggir lapangan.

Lobak Galang ini adalah pengalaman pertama kami lomba di luar Jawa Timur. Pesertanya berasal dari pangkalan Pramuka daerah Jabodetabek. Sehingga kami, dan Pramuka Smetarigala (SMP Negeri 3 Lawang) adalah peserta paling jauh.

Mempersiapkan "Alat Perang" Sebelum Tidur

Bersambung…

8 comments on “Dimut Amarasangga Road to Lobak Galang 2012 Paskhas Bara – SMP Negeri 66 Jakarta (1)

  1. Waduh koq anggota seng lanang2 gundul kabeh seh…peraturan sekolah ta ancen di kongkon gundul kuwi…

  2. Semua kontingen yang mengikuti Lobak Galang 2012. Menggunakan kelas 1 dan 2. Untuk mencari pengalaman…..

  3. Sip…
    Jakarta n sekitarnya memberikan pengalaman yg luar biasa…
    saatnya kita bergerak agak mundur….
    siapkan diri untuk tengok daerah Jabar n Jateng…
    kayaknya ini perjalanan khusus alumni…
    hehehehe

    road to National Competition

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: